,
Hi Aceh
Home/DAERAH/Tinjau Sumber Air Alue Ijo, Syech Muharram Janji Normalkan Suplai Air Bersih untuk Warga Leupung
DAERAH

Tinjau Sumber Air Alue Ijo, Syech Muharram Janji Normalkan Suplai Air Bersih untuk Warga Leupung

Redaksi
Redaksi·calendar_todayOctober 12, 2026·15.21 WIB
Bupati Syech Muharram (topi abu-abu) sat meninjau Alue Ijo bersama Kadis PUPR Syahrial Amanullah dan para keuchik dan tokoh masyarakat Leupung.

Bupati Syech Muharram (topi abu-abu) sat meninjau Alue Ijo bersama Kadis PUPR Syahrial Amanullah dan para keuchik dan tokoh masyarakat Leupung.

KOTA JANTHO – Layanan pipa suplai air bersih untuk sebagian warga Kecamatan Leupung, mengalami kemacetan sejak dua pekan terakhir. Kondisi itu muncul akibat dugaan sistem pipanisasi yang sebagian mengalami kerusakan, akibat factor uisia.

Menyikapi persoalan tersebut, Bupati Aceh Besar Muharram Idris langsung melakukan peninjauan ke lapangan, tepatnya ke sumber mata air, Alue Ijo di Gampong Lamseunia Kecamatan Leupung,Aceh besar, Sabtu (10/10/2026) lalu. Sekalian untuk memastikan tingkat ketersedfiaan air baku untuk mendukung sistem pipanisasi air bersih bagi warga Leupung.  

Peninjauan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Besar, Ir Syahrial Amanullah ST IPU, serta para keuchik dan tokoh masyarakat Kecamatan Leupung.

Pada kesempatan itu, Bupati Muharram yang akrab disapa Syech Muharram mengatakan, sumber air di Alue Ijo masih layak untuk mendukung ketersediaan air bersih untuk warga Leupung. Namun, gangguan pada jaringan distribusi menyebabkan pasokan air ke masyarakat terputus.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar akan mengambil langkah penanganan untuk memulihkan distribusi air, terutama melalui penyambungan kembali pipa yang terputus agar pasokan air dapat kembali dinikmati masyarakat,” kata Syech seraya menambahkan, langkah itu ditempuh untuk menjamin ketersediaan air bersih secara berkelajutan bagi warga Leupung.

Bupati Aceh Besar menjelaskan, kondisi air di lokasi penampungan tersebut masih sangat jernih sehingga sumber air itu perlu dijaga dan dimaksimalkan pemanfaatannya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Selain penanganan jangka pendek melalui perbaikan jaringan pipa, Pemkab Aceh Besar juga merencanakan pembangunan bendungan pada 2027 mendatang. Rencana tersebut diawali dengan survei untuk menilai kondisi sumber air dan kebutuhan pembangunan infrastruktur pendukung.

“Untuk langkah awal, kita akan menyambungkan kembali pipa yang terputus supaya air bisa kembali mengalir ke masyarakat. Insya Allah, pada 2027 kita upayakan pembangunan bendungan setelah dilakukan survei,” pungkasnya.

Pemkab Aceh Besar berharap langkah penanganan tersebut dapat memulihkan pasokan air bersih sekaligus memperkuat ketersediaan air bagi masyarakat Kecamatan Leupung dalam jangka panjang.(*)

Komentar

0