BKA Raih Dua Penghargaan Anugerah Inovasi Aceh 2025

BANDA ACEH – Badan Kepegawaian Aceh (BKA) meraih dua penghargaan pada ajang Anugerah Inovasi Aceh Tahun 2025. Penghargaan tersebut diberikan atas capaian BKA sebagai Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) Sangat Inovatif serta penghargaan Inovasi Terbaik Harapan II melalui aplikasi CAT UDIN.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Anugerah Inovasi Aceh 2025 yang berlangsung di Aula BKA, Banda Aceh, Rabu (4/2/2026).
Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Kepala Bappeda Aceh yang diwakili Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Muhajir, S.T., M.T. Penghargaan diterima Kepala BKA Abd. Qahar, S.Kom., M.M., yang diwakili Kepala Bidang Informasi Kepegawaian dan Pelayanan Penunjang KORPRI, Muhammad Ruby, S.IP., M.HRM.
Turut hadir Sekretaris BKA serta para kepala bidang dan unsur terkait di lingkungan BKA.
Salah satu inovasi yang mengantarkan BKA meraih penghargaan tersebut adalah CAT UDIN atau Computer Assisted Test – Ujian Dinas dan Penyesuaian Kenaikan Pangkat.
Aplikasi tersebut dikembangkan untuk mendukung pelaksanaan ujian dinas dan penyesuaian kenaikan pangkat bagi aparatur sipil negara (ASN) dengan sistem berbasis komputer.
Penerapan CAT UDIN membuat proses ujian dan penilaian dapat dilakukan secara lebih cepat dan efisien. Sistem tersebut juga dirancang untuk mendukung proses yang objektif, transparan, dan akuntabel sekaligus mengurangi potensi kesalahan dalam proses administrasi.
Capaian dalam Anugerah Inovasi Aceh 2025 menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya BKA dalam mengembangkan layanan kepegawaian yang mengikuti perkembangan teknologi digital.
Penghargaan tersebut sekaligus memperkuat komitmen BKA untuk terus mendorong transformasi layanan kepegawaian dan mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Aceh.
BKA menyatakan akan terus mengembangkan inovasi pelayanan yang berorientasi pada transparansi, efektivitas, dan peningkatan kualitas layanan bagi ASN.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat nilai dasar ASN BerAKHLAK dan slogan “Bangga Melayani Bangsa.”[]












